![]()
Singapura selalu menjadi destinasi luar negeri favorit bagi masyarakat Indonesia. Jaraknya yang dekat dan transportasinya yang modern membuat negara ini sangat nyaman dieksplorasi.
Namun, di balik keteraturannya, ada banyak aturan di Singapura yang wajib Anda ketahui. Negara tetangga ini terkenal sangat ketat dalam menegakkan hukum bagi warga maupun turis.
Beberapa kebiasaan yang dianggap lumrah di Indonesia justru bisa dilarang keras di sana.
Oleh karena itu, penting untuk menyimak tips liburan ke Singapura berikut ini agar terhindar dari masalah.
Daftar Aturan di Singapura yang Sering Bikin Turis Indonesia Kaget
Singapura sering dijuluki sebagai "Fine City", yang memiliki arti ganda: kota yang bagus sekaligus kota denda.
Banyak peraturan unik di Singapura yang mungkin terdengar tidak biasa bagi traveler pemula.
Berikut adalah beberapa larangan penting yang sering membuat wisatawan terkejut saat berkunjung.
1. Larangan Mengunyah dan Membawa Permen Karet
Sejak puluhan tahun lalu, Singapura melarang keras penjualan dan impor permen karet komersial.
Aturan ini dibuat demi menjaga kebersihan fasilitas publik, terutama pintu otomatis kereta cepat MRT.
Membawa permen karet dari luar negeri bisa membuat Anda terkena denda di Singapura yang cukup besar.
2. Lupa Menyiram Toilet Umum (Flushing)
Kebersihan toilet umum di Singapura dipantau secara berkala oleh otoritas setempat.
Meninggalkan toilet umum tanpa menyiramnya merupakan bentuk pelanggaran hukum yang nyata.
Jika ketahuan melanggar, Anda bisa dikenakan denda instan hingga ratusan dolar Singapura.
3. Menghubungkan ke Wi-Fi Orang Lain Tanpa Izin
Menggunakan jaringan Wi-Fi pribadi milik orang lain tanpa izin dikategorikan sebagai tindakan peretasan.
Hal ini diatur secara hukum di bawah undang-undang penyalahgunaan komputer di Singapura.
Hukumannya tidak main-main, mulai dari denda puluhan juta rupiah hingga ancaman kurungan penjara.
4. Makan dan Minum di Transportasi Umum
Saat naik MRT atau bus, pastikan Anda tidak mengunyah makanan atau meneguk minuman apa pun.
Aturan ini berlaku ketat bahkan jika Anda hanya meminum air putih dari botol sendiri.
Petugas stasiun atau kamera pengawas siap mencatat pelanggaran dengan denda mencapai 500 SGD.
5. Membawa Buah Durian ke Area Publik dan Transportasi
Bagi orang Indonesia, durian merupakan salah satu buah favorit yang sangat menggugah selera.
Namun di Singapura, Anda dilarang membawa durian ke dalam bus, MRT, maupun kamar hotel.
Aromanya yang menyengat dianggap dapat mengganggu kenyamanan pengguna fasilitas umum lainnya.
6. Larangan Membawa dan Menggunakan Vape (Rokok Elektrik)
Jika Anda seorang pengguna vape atau pod, sebaiknya tinggalkan perangkat tersebut di rumah.
Singapura melarang total kepemilikan, penjualan, serta penggunaan segala jenis rokok elektrik.
Membawa vape melalui bandara bisa langsung disita dan memicu denda yang sangat tinggi.
7. Menyeberang Jalan Sembarangan (Jaywalking)
Berjalan kaki di Singapura memang sangat nyaman karena trotoarnya yang lebar dan bersih.
Namun, Anda wajib menyeberang jalan hanya di tempat yang sudah ditentukan seperti zebra cross.
Menyeberang sembarangan atau jaywalking sangat dilarang dan diawasi ketat oleh kamera CCTV jalanan.
Tips Liburan ke Singapura agar Tenang dan Bebas Denda
Supaya agenda liburan Anda berjalan lancar, selalu perhatikan rambu petunjuk di sekitar Anda.
Hampir setiap tempat umum menyediakan informasi jelas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Menghormati budaya dan hukum setempat adalah kunci utama perjalanan yang menyenangkan.
Selain mematuhi aturan, persiapkan seluruh kebutuhan logistik Anda dengan matang sejak dari Indonesia.
Mulai dari dokumen perjalanan, tiket wisata, hingga pengaturan akses internet selama di sana.
Akses internet yang mandiri akan sangat membantu Anda memeriksa rute perjalanan secara akurat.
Solusi Internet Luar Negeri Tanpa Ribet Bersama Global Komunika
Seperti yang telah dibahas, menumpang Wi-Fi sembarangan tanpa izin di Singapura bisa memicu sanksi hukum.
Global Komunika menghadirkan solusi modern berupa layanan Singapore eSIM yang sangat praktis. Cukup pindai kode QR sebelum berangkat, dan internet Anda langsung aktif begitu mendarat.
Rencanakan perjalanan Anda dengan tenang tanpa takut kehabisan kuota atau tersangkut masalah hukum. Jangan ambil risiko memakai Wi-Fi ilegal saat liburan! Amankan koneksi internet luar negeri Anda sekarang!