Liburan ke Jepang? Ini Aturan Pajak Penginapan Terbaru yang Berlaku

Bagi siapa saja yang sedang merencanakan liburan ke Jepang, ada satu hal yang wajib masuk dalam hitungan anggaran: pajak penginapan. Kebijakan ini bukan hal baru, tapi tarifnya terus berkembang, terutama sejak 2026. Beberapa kota wisata terpopuler di Jepang kini menerapkan tarif yang jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Apa Itu Pajak Penginapan di Jepang?

Pajak penginapan di Jepang, dikenal sebagai shukuhakuzei (宿泊税), adalah pungutan lokal yang dikenakan kepada tamu yang menginap di hotel, ryokan, penginapan tradisional, hingga akomodasi berbasis aplikasi. Pajak ini berlaku untuk wisatawan domestik maupun mancanegara tanpa pengecualian.

Berdasarkan data April 2026, sudah ada 17 prefektur, kota, dan desa di Jepang yang menerapkan pajak ini, termasuk Tokyo, Osaka, Kyoto, Hokkaido, Hiroshima, Fukuoka, dan Kanazawa. Lima wilayah tambahan telah mendapat persetujuan dan akan mulai memberlakukannya sepanjang 2026.

Mengapa Pajak Ini Terus Naik?

Kenaikan pajak penginapan berkaitan langsung dengan masalah overtourism yang makin serius di Jepang. Kunjungan turis asing ke Jepang mencapai rekor 36,9 juta orang sepanjang 2024, dan terus meningkat.

Kota-kota seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka menanggung tekanan besar: kepadatan di transportasi umum, kerusakan situs bersejarah, hingga keluhan warga lokal. Dana dari pajak penginapan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur, transportasi publik, fasilitas wisata, dan kampanye edukasi etika berwisata.

Tarif Pajak Penginapan Per Kota (2026)

Tokyo

Tokyo adalah kota pertama di Jepang yang memberlakukan pajak penginapan sejak Oktober 2002.

  • Di bawah 10.000 yen per malam: Bebas pajak

  • 10.000–14.999 yen per malam: 100 yen per orang

  • 15.000 yen ke atas per malam: 200 yen per orang

Catatan: Pemerintah Tokyo mengumumkan rencana perubahan menjadi sistem persentase sebesar 3% mulai 2028.

Kyoto

Kyoto menjadi kota dengan pajak penginapan tertinggi di seluruh Jepang sejak pemberlakuan tarif baru pada 1 Maret 2026. Revisi ini merupakan yang pertama sejak pajak diperkenalkan pada Oktober 2018.

  • Di bawah 6.000 yen per malam: 200 yen per orang

  • 6.000–19.999 yen per malam: 400 yen per orang

  • 20.000–49.999 yen per malam: 1.000 yen per orang

  • 50.000–99.999 yen per malam: 4.000 yen per orang

  • 100.000 yen ke atas per malam: 10.000 yen per orang

Dengan kenaikan ini, pendapatan pajak penginapan Kyoto diproyeksikan meningkat dari sekitar 5,9 miliar yen menjadi 12,6 miliar yen per tahun. Untuk gambaran biaya, pasangan yang menginap seminggu di hotel mewah Kyoto bisa membayar pajak penginapan saja hingga 140.000 yen, di luar harga kamar.

Osaka

Pajak penginapan Osaka berlaku untuk Prefektur Osaka secara keseluruhan:

  • 5.000–14.999 yen per malam: 200 yen per orang

  • 15.000–19.999 yen per malam: 400 yen per orang

  • 20.000 yen ke atas per malam: 500 yen per orang

Hokkaido

Pajak penginapan di tingkat prefektur mulai berlaku pada 1 April 2026:

  • Di bawah 19.999 yen per malam: 100 yen per orang

  • 20.000–49.999 yen per malam: 200 yen per orang

  • 50.000 yen ke atas per malam: 500 yen per orang

Di luar tarif prefektur, 15 kotamadya dalam Hokkaido menerapkan pajak tambahan tersendiri, termasuk Niseko yang memiliki tarif 2.000 yen per orang, sempat menjadi yang tertinggi di Jepang sebelum dilampaui Kyoto.

Kota-Kota Lain

Beberapa kota lain yang juga menerapkan pajak penginapan dengan tarif berbeda, antara lain Fukuoka, Hiroshima, Nagasaki, Kanazawa, Sendai, Gifu (200 yen flat), Toba di Mie (200 yen flat), dan Yugawara di Kanagawa (300–500 yen).

Kota yang Akan Menyusul di 2026 dan Seterusnya

Beberapa wilayah populer lain sedang dalam proses penerapan pajak penginapan:

  • Nagano Prefektur beserta Matsumoto City, Karuizawa, dan Hakuba: mulai Juni 2026 (tarif 200 yen flat, dengan kenaikan dijadwalkan pada 2029)

  • Okinawa Prefektur: direncanakan mulai Februari 2027

  • Kumamoto City dan Miyazaki City: mendapat persetujuan untuk mulai pada Juni 2026

Artinya, siapa pun yang merencanakan liburan ke Jepang ke destinasi pegunungan atau pantai pun perlu memperhitungkan biaya ini ke depannya.

Pajak Keberangkatan Juga Naik Mulai Juli 2026

Selain pajak penginapan, ada satu biaya tambahan lain yang wajib diketahui: pajak keberangkatan internasional. Pajak yang sudah berlaku sejak 2019 ini akan mengalami kenaikan signifikan mulai Juli 2026.

  • Tarif lama: 1.000 yen per orang (sekitar Rp105.000)

  • Tarif baru: 3.000 yen per orang (sekitar Rp320.000)

Kenaikan ini berlaku untuk semua wisatawan yang meninggalkan Jepang, umumnya melalui jalur udara. Pemerintah Jepang menyebut tarif lama terlalu jauh di bawah standar internasional, sebagai perbandingan, Jerman mengenakan biaya keberangkatan antara €15 hingga €70 tergantang rute.

Perubahan Tax-Free Shopping Mulai November 2026

Bagi mereka yang telah menikmati belanja bebas pajak di Jepang, sistem ini juga akan berubah mulai 1 November 2026. Sebelumnya, turis asing dapat berbelanja bebas pajak langsung di titik penjualan. Selanjutnya,

  • Turis akan membayar harga penuh termasuk pajak konsumsi (10%) pada saat pembelian
  • Pengembalian pajak hanya dapat diklaim saat meninggalkan Jepang di bandara atau pelabuhan, dengan menunjukkan tanda terima, paspor, dan barang yang dibeli

Perubahan ini diterapkan untuk mengekang penyalahgunaan, khususnya praktik membeli barang bebas pajak yang kemudian dijual kembali di Jepang. Jika Anda ingin rincian lengkap tentang bagaimana ini memengaruhi rencana belanja Anda, kami telah membahas semuanya secara rinci dalam Update Tax Free Japan 2026: Perubahan Kebijakan Belanja Bebas Pajak di Jepang.

Liburan Ke Jepang Butuh Biaya Berapa dengan Pajak Ini?

Pajak penginapan memang tidak besar untuk penginapan kelas menengah ke bawah. berkisar antara 100–500 yen per orang per malam. Namun untuk perjalanan panjang atau menginap di akomodasi premium, jumlahnya bisa signifikan. Berikut gambaran kasar untuk satu orang, semalam:

Kota, Harga Kamar

Pajak Penginapan

Tokyo, di bawah 10.000 yen

Bebas pajak

Tokyo, 15.000 yen ke atas

200 yen

Osaka, 20.000 yen ke atas

500 yen

Kyoto, 20.000–49.999 yen

1.000 yen

Kyoto, 50.000–99.999 yen

4.000 yen

Kyoto, 100.000 yen ke atas

10.000 yen

Ditambah pajak keberangkatan 3.000 yen per orang mulai Juli 2026, total biaya ekstra yang perlu disiapkan bisa mencapai puluhan ribu yen untuk perjalanan panjang ke beberapa kota.

Cara Membayar Pajak Penginapan

Secara praktis, wisatawan tidak perlu repot mengurus pajak ini sendiri:

  • Pajak dikumpulkan langsung oleh pihak hotel atau penginapan saat check-in atau check-out

  • Untuk pemesanan melalui OTA (Online Travel Agency) seperti Booking.com atau Agoda, pajak penginapan sering kali tidak termasuk dalam harga yang tampil — dan perlu dibayar langsung di tempat

  • Untuk pemesanan dengan poin atau reward, tarif pajak biasanya dihitung berdasarkan harga kamar reguler yang berlaku, bukan nilai poin

Wisatawan disarankan selalu mengecek pesan dari pihak penginapan saat konfirmasi booking untuk memastikan apakah pajak sudah termasuk atau belum.

Tips Merencanakan Anggaran Liburan ke Jepang

Agar anggaran perjalanan tidak meleset, beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Cek tarif kamar dengan saksama — pilih kamar di bawah ambang batas pajak jika ingin menghemat, terutama di Kyoto

  • Hitung pajak penginapan per orang, bukan per kamar — karena pajak dihitung per kapita

  • Tambahkan 3.000 yen per orang untuk pajak keberangkatan jika berangkat setelah Juli 2026

  • Siapkan dana tunai atau kartu untuk pembayaran pajak di tempat jika memesan lewat OTA

  • Pantau kebijakan terbaru melalui situs resmi pemerintah kota atau Japan National Tourism Organization (JNTO) sebelum berangkat

Tarif pajak penginapan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan masing-masing pemerintah daerah di Jepang. Selalu konfirmasi ke pihak akomodasi atau cek informasi terbaru melalui situs resmi sebelum keberangkatan.

Related Articles

Belanja di Jepang Mulai Nov 2026 Pakai Tax Refund: Ini Penjelasannya

Belanja di Jepang Mulai Nov 2026 Pakai Tax Refund: Ini Penjelasannya

Perbedaan Duty Free, Tax Free, dan Tax Absorbed: Panduan Belanja Hemat saat Traveling

Perbedaan Duty Free, Tax Free, dan Tax Absorbed: Panduan Belanja Hemat saat Traveling

Kupon Belanja Jepang 2026: Diskon Donki, Bic Camera, hingga AEON

Kupon Belanja Jepang 2026: Diskon Donki, Bic Camera, hingga AEON

Cara Klaim dan Menggunakan Kupon Don Quijote agar Belanja Lebih Hemat

Cara Klaim dan Menggunakan Kupon Don Quijote agar Belanja Lebih Hemat

Destinasi Negara dengan Kebijakan Belanja Bebas Pajak (Tax Free Shopping)

Destinasi Negara dengan Kebijakan Belanja Bebas Pajak (Tax Free Shopping)

Article Summary