Nomor Darurat di Jepang: Mana yang Harus Dihubungi dan Kapan Menggunakannya

Jepang tidak menggunakan satu nomor darurat tunggal seperti 911 di Amerika Serikat atau 112 di Eropa. Setiap jenis keadaan darurat memiliki nomor yang berbeda, dan menghubungi nomor yang salah saat panik bisa membuang waktu berharga. Sebelum berangkat, simpan nomor-nomor ini di ponsel karena dalam keadaan darurat, kecepatan akses informasi sangat menentukan.

110 — Polisi (Kepolisian)

Hubungi 110 untuk melaporkan kejahatan, kecelakaan lalu lintas, kehilangan barang, atau situasi apa pun yang membutuhkan intervensi polisi. Nomor ini aktif 24 jam dan operator dapat menghubungkan penelepon ke penerjemah berbahasa Inggris jika dibutuhkan. Untuk situasi non-darurat seperti konsultasi atau laporan ringan, bisa menggunakan #9110 agar jalur darurat tidak terbebani.

119 — Ambulans dan Pemadam Kebakaran

Nomor 119 digunakan untuk dua keperluan sekaligus: memanggil ambulans saat ada kedaruratan medis, dan melaporkan kebakaran. Saat menelepon, sebutkan segera apakah butuh ambulans (救急, kyūkyū) atau melaporkan kebakaran (火事, kaji) agar operator bisa merespons dengan tepat. Layanan ambulans di Jepang tidak dikenakan biaya, namun perawatan medis di rumah sakit tetap berbayar.

118 — Penjaga Pantai (Japan Coast Guard)

Nomor 118 khusus digunakan untuk kedaruratan di laut atau kawasan perairan, seperti kecelakaan perahu, orang tenggelam di pantai atau sungai, hingga aktivitas mencurigakan di perairan. Nomor ini sering diabaikan turis, padahal cukup penting bagi yang berencana mengunjungi destinasi pesisir atau melakukan aktivitas air di Jepang.

#7119 — Konsultasi Medis Non-Darurat

Jika kondisi seseorang sakit atau cedera tapi tidak yakin apakah perlu ambulans, #7119 adalah nomor yang tepat untuk dikonsultasikan terlebih dahulu. Layanan ini membantu memutuskan apakah perlu ke rumah sakit atau cukup ditangani sendiri. Perlu diketahui bahwa layanan ini umumnya hanya tersedia dalam bahasa Jepang, sehingga turis sebaiknya menggunakan Japan Visitor Hotline sebagai alternatif.

050-3816-2787 — Japan Visitor Hotline (JNTO)

Ini adalah nomor paling penting bagi turis asing. Japan Visitor Hotline dioperasikan oleh Japan National Tourism Organization (JNTO) selama 24 jam sehari, 365 hari setahun, dan tersedia dalam bahasa Inggris, Mandarin, Korea, serta Jepang. Hotline ini bisa dihubungi saat mengalami kecelakaan, sakit, bencana alam, atau butuh panduan menemukan fasilitas kesehatan terdekat. Dari luar Jepang, hubungi +81-50-3816-2787.

Tips Saat Menelepon Nomor Darurat di Jepang

Operator darurat Jepang umumnya berbicara dalam bahasa Jepang, meski interpreter bisa dihubungkan. Beberapa frasa dasar yang berguna saat menelepon:

  • Tasukete kudasai (助けてください) — Tolong bantu saya

  • Kyūkyūsha onegaishimasu (救急車をお願いします) — Mohon kirimkan ambulans

  • Kaji desu (火事です) — Ada kebakaran

  • Keisatsu wo yonde kudasai (警察を呼んでください) — Tolong panggil polisi

Selain frasa di atas, sampaikan lokasi sejelas mungkin, termasuk nama gedung, nomor blok, atau stasiun terdekat. Jangan tutup telepon hingga operator meminta, karena dispatcher membutuhkan informasi lengkap untuk mengirimkan bantuan yang tepat.

Nomor Ringkasan dan Kapan Menggunakannya

Nomor

Fungsi

Kapan Digunakan

110

Polisi

Kejahatan, kecelakaan, kehilangan barang

119

Ambulans / Pemadam

Kedaruratan medis, kebakaran

118

Penjaga Pantai

Darurat di laut atau perairan

#7119

Konsultasi medis

Tidak yakin perlu ambulans atau tidak

050-3816-2787

Japan Visitor Hotline

Bantuan multibahasa untuk turis

Sebelum pergi ke Jepang, unduh juga aplikasi resmi Safety tips dari JNTO yang memberikan peringatan bencana dalam lima bahasa secara real-time, termasuk gempa bumi, peringatan cuaca ekstrem, dan tsunami.

Related Articles

Traveling ke China? Ini Nomor Darurat Penting yang Wajib Kamu Tahu

Traveling ke China? Ini Nomor Darurat Penting yang Wajib Kamu Tahu

Article Summary